Kamis, 29 Mei 2014

Para pengguna internet telah dibuat ketakutan oleh berita yang menyebutkan bahwa sebuah panggilan darurat 119 terekam dari vila yang ditinggalkan di Prefektur Aomori, Jepang.
Meskipun itu bisa saja hanya merupakan telepon iseng, banyak pemberi komentar yang tidak dapat menghilangkan perasaan bahwa hal ini mengandung unsur paranormal, terutama mengingat bahwa lokasi panggilan itu dekat dengan tempat di mana hampir dua ratus tentara Jepang tewas pada tahun 1902 setelah terperangkap di Pegunungan Hakkoda selama badai salju…
Dari Yahoo! Japan:
Panggilan Darurat 119 Larut Malam Dari Vila Yang Ditinggalkan; Laporan Palsu? Atau Mungkinkah… Hakkoda/Prefektur Aomori.
Apakah ada sebuah panggilan darurat 119 dari sebuah vila kosong tak terurus larut malam? Pada tanggal 17 Mei saat tengah malam baru saja tiba, terdapat sebuah panggilan telepon ke layanan pemadam kebakaran dari sebuah saluran darat di sebuah vila di Komagome Fukuzawa, Kota Aomori. Namun, saluran tersebut jelek dan layanan darurat tidak dapat mendengar suara apapun.
Namun tetap saja mereka tidak boleh kehilangan waktu. Setelah markas pemadam kebakaran Aomori berhasil mendapatkan lokasi asal panggilan tersebut, sepuluh anggota pemadam kebakaran pergi ke lokasi dan tiba di sana sekitar 40 menit kemudian. Namun, lingkungan sekitar lokasi gelap gulita, dan tidak terlihat satu sosok pun di sana. Mereka juga tidak dapat menemukan satu pun korban.
Lokasi panggilan berada dalam daerah di mana Insiden Pegunungan Hakkoda terjadi, dan daerah tersebut tertutup oleh hutan lebat. Orang yang bertanggung jawab di ruang kontrol markas pemadam kebakaran menceritakan kebingungannya: “Tampaknya kami dipanggil untuk suatu alasan tertentu, tetapi kami tidak mengerti.” Tak pelak lagi, panggilan tersebut akan dinyatakan sebagai sebuah laporan palsu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar