Replika Mercedes-Benz 190E (W201) Evolution II Mantan Race Car
BosMobil.com - Dari sekian banyak Mercedes-Benz 190E (W201) yang masih bertahan hidup di Tanah Air, mungkin Mercedes-Benz 190E (W201) berikut ini bisa dikatakan sebagai Mercedes-Benz 190E (W201) yang tampilannya sanggup mencuri pandang bagi yang melihatnya.
Yup, inilah Mercedes-Benz 190E (W201) lansiran 1990 milik Widyananto Purnomo yang telah dibedah total menjadi replika Mercedes-Benz 190E (W201) Evolution II. Namun sebelum berlanjut ke proses perombakannya, tak ada salahnya dong untuk tahu sedikit bagaimana riwayat awal Mercedes-Benz 190E (W201) ini.
Sejak dibeli Widyananto yang akrab disapa Widi ini sekitar tahun 2010 yang lalu, tampang Mercedes-Benz 190E (W201) ini awalnya memang masih standar dan dengan kondisi fisik yang agak sedkit memprihatinkan. Namun begitu, tak ada keropos yang menjangkiti tubuh Mercedes-Benz 190E (W201) yang aslinya berkelir biru ini. Mantaaaappp.....!

“Dulunya, gw beli Mercy 190 ini keadaannya masih standart. Waktu itu gw beli dari sesesorang di daerah Warung Buncit, Jakarta Selatan sekitar 2010. Kondisi bodinya agak memprihatinkan, tapi gak ada keropos. Terus, beberapa bulan kemudian langsung gw rombak total,” kenang Widi yang berprofesi sebagai arsitek ini.
Sip, kini saatnya berlanjut ke proses modifikasinya. Supaya mendapatkan tampang yang sama persis dengan Mercedes-Benz 190E (W201) Evolution II original, mula-mula Widi menebus 1 set body kit Mercedes-Benz 190E (W201) Evolution II dan mengerok seluruh cat bodi Mercedes-Benz 190E (W201) ini hingga ke dasar plat. Selanjutnya, keempat spakbor asli Mercedes-Benz 190E (W201) terpaksa dicoak sebanyak 10-15 cm demi menyesuaikan bentuk overfender Mercedes-Benz 190E (W201) Evolution II.

“Pertama-tama, setelah body kit-nya udah ada, terus bodi dikerok dan semua spatbornya gw coak sekitar 10-15 cm. Cuma spatbor belakangnya gak dicoak terlalu banyak. Baru habis itu gw cat hitam metalik,” papar ayah dari 2 orang anak ini.

Kemudian demi memperkuat nuansa ‘street racing’ yang dianutnya, maka pada sisi kabin Widi mengadopsikan sepasang bucket seat Recaro Low Max pada kabin depan, berikut dengan seatbelt 4 titik. Sementara kabin belakang sengaja dibiarkan kosong melompong.

Lalu untuk dashboard-nya dibiarkan standar, termasuk pendingin ruangannya (AC). Hanya saja ditambahkan setir kemudi Momo, konsol tengah original Cosworth, dan juga tombol engine cut-off, pompa bensin, dan ekstra fan pada konsol tengah.

“Untuk jok, gw pake bucket seat Recaro Low Max yang sering dipake sama Porsche, ditambah setir Momo dan seatbelt empat titik. Nah...dulu waktu masih ikut balapan, mobil ini pake rollbar. Tapi sekarang udah gw copot, karena mobil ini sekarang gw pake harian,” tutur Widi.

Di sisi performa, Widi melakukan ‘engine swap’ dengan mengadopsikan mesin berkapasitas 3.000 cc bawaan Mercedes-Benz Boxer (W124), disandingkan dengan pengapian Mallory, final gear copotan Mercedes-Benz C28, pipa gas buang custom model ‘freeflow’, dan muffler tips Remus.

Nah...untuk mengimbangi keberingasan mesin 3.000 cc-nya itu dan supaya lebih stabil bermanuver di tikungan, Widi terpaksa harus meningkatkan performa kaki-kaki Mercedes-Benz 190E (W201) ini juga.
“Untuk kaki-kaki gw custom pake sokbreker Bilstein. Tapi untuk pernya gw masih pake standarnya. Terus untuk velg-nya gw pake velg palang khusus yang biasa dipake di Mercy 190 Evo II ukuran 17 inci,” tutup pria kelahiran 36 silam ini.
Hanya dalam jangka waktu 6 bulan, proses modifikasi Mercedes-Benz 190E (W201) ini akhirnya kelar dikerjakan. Spektakuler...!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar