Modifikasi Chevrolet Spark : Tanpa Ada Batasan
Jogjakarta, BosMobil.com - Sebuah kreatifitas memang tak boleh dibatasi, seperti yang dilakukan H. Luken, pria yang hobi traveling ini. Walhasil, dari imajinasi liarnya lahirlah sebuah mobil berkonsep ekstrim.“Saya tertantang untuk membangun city car dengan aliran ekstrim lantaran kebanyakan konsep ekstrim berbasis mobil sedan” ucapnya. Tak sekedar plug n play, unsur handmade pada mobil ini sangat kental. Banyak proses dan tantangan yang dilewati H. Luken dalam membedah city car miliknya “pengerjaannya memakan waktu sekitar 5 bulan dengan kisaran biaya Rp. 500 Juta,” tegas pria yang berprofesi sebagai wiraswasta ini.
Dari Choptop Sampai Bikin Pintu Dua
Untuk mendapatkan tampilan eksterior yang memukau beberapa proses harus dilewati, “Tantangannya saat mengerjakan body mobil harus melalui proses choptop atau pemotongan atap, selanjutnya wide body serta facelift stop lamp dan headlamp, kemudian mengubah menjadi dua pintu dan manjangin pintu depan hingga kurang lebih 15 cm,” ungkap H. Luken.
Biar lebih dramatis pintu model gullwing, bodykit dibuat custom dengan garis dan lubang yang cukup agresif, kemudian body diwarnai dengan cat bunglon two tone dengan perpaduan warna magenta gold dan sean purple. Perwarnaan juga merambah hingga ke velg.
Pindah Penggerak Roda Depan Ke Belakang
Ubahan bagian kaki-kaki juga terbilang cukup “gila” bayangkan saja mobil penggerak roda depan dirubahnya menjadi penggerak belakang. Belum puas di situ saja H. Luken membuat kaki-kaki menjadi bergerak dinamis dengan mengaplikasi air suspension universal di semua rodanya. Serta dilakukan penambahan dan penggantian disc brake depan dengan WP Pro 6 pot, belakang pakai punya Honda Jazz, dan untuk gardan menggunakan milik Toyota Levin.
Interior Full Custom
Jangan harap anda menjumpai interior Chevrolet Spark lansiran 2005 dalam sosok mobil milik H. Luken. Karena interior mobil ini sudah berubah total dengan sentuhan kastem di segala lini. “Pada dasbor saya buat full kastem fiber begitu juga dengan doortrim-nya,” sambung H. Luken.
Mesin Tenaga Badak
Tak cuma tampilan yang didongkrak, sektor perfoma juga ditingkatkan dengan melakukan engine swap pakai mesin tenaga badak milik Toyota Supra yaitu 1JZ twin turbo 2500 cc. Kemudian ditambahkan dengan intercooler, blowoff Greedy dan yang lainnya.
Aliran Audio SPL
“Aliran Sound Pressure Level (SPL) saya pilih karena biar enak aja kalau dibawa nongkrong bareng temen-temen,” ucap H. Luken. Yup itulah alasan menyematkan sistem car audio sekaligus membuat semua sektor modifikasi menjadi lebih lengkap.
“Tantangan dalam membangun sistem car audio adalah pembelian perangkat yang memakan waktu cukup lama karna harus melalui sistem pemesanan keluar. Untuk subwoofer pakai merek Earthquake, power 4 chanel Earthquake, power 2 channel performa competition, capasitor Venom, headunit kenwood,” terang H. Luken. Walhasil dalam satu gelaran event mobil ini langsung merengkuh 11 trophy dengan 1 gelar kebanggaan yaitu King Extreme.
Spesifikasi:
Eksterior : choptop 15 cm, headlam sirion, stoplam honda city, soonrof webasto L, bodykit dan wide body custom, gullwing 2 door custom, motorized kap mesin dan stoplamp.
Interior: Jok Sparco full leather Murano, stir momo, dashboard doortrim custom,pedal set Mugen, seatbelt Mugen, akrilik custom dan laser.
Engine : Toyota Supra 1 JZ twin turbo, intercooler, blowoff Greedy, radiator cap, turbo timer Greedy, rubah penggerak roda depan jadi belakang, gearbox Mercy, Gardan toyota Levin.
Kaki-kaki : airsus universal 4 titik, WP Pro 6 pot, belakang punya honda jazz, Velg Estatus V-Style R19, ban accelera.
Audio : 2 unit subwoofer pakai merek Earthquake, power monoblok Earthquake 2 unit, power 2chanel performa competition 2 unit, capasitor Venom, headunit kenwood.
Eksterior : choptop 15 cm, headlam sirion, stoplam honda city, soonrof webasto L, bodykit dan wide body custom, gullwing 2 door custom, motorized kap mesin dan stoplamp.
Interior: Jok Sparco full leather Murano, stir momo, dashboard doortrim custom,pedal set Mugen, seatbelt Mugen, akrilik custom dan laser.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar