Modif Honda Jazz : Street Racing Si Jago Bass
Pekanbaru, BosMobil.com - Hati – hati dengan Honda Jazz milik Randhy Zhang, jika anda berniat mengikuti kontes car audio di kota Pekanbaru dan sekitarnya. Karena mobil berperawakan gahar ini masih menjabat sebagai pemenang di kota tersebut atau istilahnya penguasa lama.
“Sampai saat ini sistem audio di mobil gue dari tahun 2012 di Accelera Pekanbaru dan 2013 di event EASCA Pekanbaru, suara bass di mobil ini masih belum terkalahkan khususnya di wilayah di Riau dan Sumatera Barat,” ungkap Randhy Zhang.

Sang seniman car audio pembuat mobil ini pun membenarkannya jika mobil modif ini si jago bass di Kota Pekanbaru. “Yup, dB tertinggi masih dipegang oleh Jazz ini yaitu 146,8 dB, bahkan setelah perbaikan, saat ini mencapai 150,2 dB” sambut Kelvin Natali, installer ICE Audioworkshop. Hayoo siapa yang merasa tertantang dengan mobil ini.
Pindah Aliran
Urusan tampilan, Honda Jazz ini menganut aliran Street Racing, karena menurut Rhandy lebih nyaman untuk pemakaian daily use. “Kalau aliran ini gw pilih lantaran awalnya ingin tahu, lalu kemudian menjadi ketagihan, padahal sebelumnya gue banyak main di konsep elegant,” ucapnya.
Walaupun baru terjun di aliran ini, namun hasilnya tak tanggung-tanggung, lihat saja tampang Honda Jazz milik Rhandy yang berubah total dari tampilan standar-nya, lebih gahar, lebih sporty dan lebih nyeleneh. Hampir semua sektor mendapat sentuhan mulai eksterior, interior, kaki-kaki, engine dan audio.

Unsur kreatifitas juga banyak diusung mobil ini dengan mengandalkan sentuhan kastem. “Biar tema Street Racingnya makin kuat dan tentunya lebih keren saya aplikasikan pintu model scissor door atau model pintu gunting” ucap Randhy.

Kombinasikan Tiga Genre Audio
Randhy memang kurang begitu paham seluk beluk car audio, ia hanya minta dibangunkan hasil yang simpel, yaitu suaranya kencang dan bassnya enak. Namun Kelvin sang juru racik memberinya lebih dari permintaan, yang tentunya sang Randy senang bukan kepalang.
Dalam aliran Sound Quality Loud (SQL) suara kencang namun tetap presisi dan indah adalah unsur yang diwajibkan. Dalam regulasi kontes SQL ada beberapa penilaian di antaranya keindahan suara atau Sound Quality (SQ) dan penilaian Sound Pressure Level (SPL) dengan hasil dB. “Pada mobil saya bagian bassnya sangat extrim bro, dan sangat indah suaranya untuk di bagian SQ, jika ingin nada slow saya tinggal recall memory 1, SQL memory 3, dan SPL memory 5,” ucap Randhy.

Dalam merangkai sistem audio, Kelvin memulai dengan treatment peredaman di semua dinding mobil. Untuk perangkat audio dimulai dari head unit Eclipse CD 7100 yang ditugaskan sebagai sumber suara. Pada speaker depan, Kelvin menggunakan sistem D’apolito yaitu tweeter Gramond R1 diapit oleh dua unit midrange Gramond MD-55.

Sementara di midwoofer Gramond R1 ditempatkan pada doortrim melantunkan nada dari arah kabin depan, kemudian didukung oleh Gramond MLT 4.100S. Sistem D’apolito digadang-gadang dapat membuat panggung terkesan lebar dan suara lebih live. Nah, untuk menata suara, Kelvin mengkustem Passive X-over bawaan speaker. Lanjut ke bagian bagasi, disini bercokol dua unit subwoofer ProKick PK3 yang ditopang power ProKick PK 4000.D sehingga siap melantunkan frekuensi rendah yang membahana.
Spesifikasi
Bodykit : custom, spion : spoon, velg : rep vosen 8,5 n 9,5, widebody : shark fender,coilover : buddy club,engine : custom turbo TD04, interior : jok rep recaro,rep devi volt,boost meter,oil temp,indiglow mugen, j's hood carbon, js wing carbon, custom panel carbon
Car Audio : Hu Eclipse CD 7100, Tweeter Gramond R1 Comp, MidRange Gramond MD-55, Midwoofer Gramond R1 comp, Custom pasif X-over Gramond R1 comp tweeter (L : Air Core Custom, C : WIMA MKP-10, R : Metal Film Resistor), MidRange Gramond MD-55 (L : JANTZEN baked coil, C : JANTZEN Crosscap, R : Eagle), Power Gramond MLT 4.100S, Subwoofer Power : ProKick PK 4000.D, Sub ProKick PK3, Speaker cable FOSS Speaker cable, Rca cable MONSTER cable XLN 201, Rca cable Subw Gramond, Power & Ground Cable : Momentum 0 AWG & 4 AWG, Sound Damper : Checkmate Premium & Checkmate black, Lead : WBT.
Powered by : ICE Audioworkshop – Pekanbaru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar