Kamis, 29 Mei 2014

Tahukah kalian sebenarnya siapakah Pop-Star terbesar di Jepang sejauh ini? Ia memiliki lebih dari 100.000 lagu asli di bawah namanya, beberapa di antaranya telah beredar di tempat karaoke top di Jepang selama beberapa tahun berturut-turut, dan sudah memiliki 1,8 juta (yang akan terus bertambah) pengikut di Facebook. Lebih dari bintang pop individu dan kelompok lainnya di Jepang, ia telah menjual habis tiket konser di seluruh dunia dan telah sering muncul pada brand global seperti Louis Vuitton, Google dan Toyota. Dan yang mengejutkan ternyata Pop-Star tersebut bukanlah manusia. Sebaliknya ia adalah suara digital yang dikemas dalam persona humanoid dan setiap mengadakan live show maka wujudnya adalah sebuah hologram.
Dengan deskripsi seperti di atas sudah cukup bukan untuk kalian dapat menebak bahwa Pop-Star tersebut adalah Hatsune Miku. Ya gadis cantik berkuncir ini sudah menjelma menjadi Pop-Star di Jepang. Karakter virtual ini diciptakan oleh Crypton Future Media yang berbasis pada kontraktor software suara pada tahun 2007, dengan menggunakan Yamaha Corporation “vocaloid” teknologi (synthesizer suara menyanyi) dan kemudian dirilis sebagai aplikasi perangkat lunak komputer untuk pasar konsumen. Hanya dalam satu bulan, produk tersebut menjadi software paling sukses pada waktu itu dengan pendapatan lebih dari 57.500.000 Yen, dan karakter utamanya Hatsune Miku mulai memiliki fans fanatik. Dengan cepat bertambahnya fans fanatik Miku dikarenakan saling terkaitnya daya tarik untuk anime dan manga, pesona dengan visual “lucu” dari anak perempuan. Karena Hatsune Miku bukanlah manusia maka sifatnya pun dikembalikan lagi kepada para fans untuk membuat watak dari karakter idolanya tersebut.
Rinaldy Syah Dampsea Love (44)
url
Bahkan Hatsune Miku pun telah terkenal sampai keluar Jepang, seperti penampilannya pada tahun 2011 di Los Angeles dinikmati oleh sekitar 5000 pasang mata dan 160.000 penonton online.
20120309_miku14
miku
Kemunculan Hatsune Miku dalam dunia entertainment Jepang merupakan sebuah terobosan baru dan dapat membuka mata dunia, karena untuk menjadi bintang pop tidak hanya harus berwujud manusia tetapi karakter visual buatan manusia pun dapat melakukannya, dan kita patut mengacungkan dua jempol untuk orang-orang yang bekerja di belakang layar demi terciptanya karakter visual ini.
Para pengguna internet telah dibuat ketakutan oleh berita yang menyebutkan bahwa sebuah panggilan darurat 119 terekam dari vila yang ditinggalkan di Prefektur Aomori, Jepang.
Meskipun itu bisa saja hanya merupakan telepon iseng, banyak pemberi komentar yang tidak dapat menghilangkan perasaan bahwa hal ini mengandung unsur paranormal, terutama mengingat bahwa lokasi panggilan itu dekat dengan tempat di mana hampir dua ratus tentara Jepang tewas pada tahun 1902 setelah terperangkap di Pegunungan Hakkoda selama badai salju…
Dari Yahoo! Japan:
Panggilan Darurat 119 Larut Malam Dari Vila Yang Ditinggalkan; Laporan Palsu? Atau Mungkinkah… Hakkoda/Prefektur Aomori.
Apakah ada sebuah panggilan darurat 119 dari sebuah vila kosong tak terurus larut malam? Pada tanggal 17 Mei saat tengah malam baru saja tiba, terdapat sebuah panggilan telepon ke layanan pemadam kebakaran dari sebuah saluran darat di sebuah vila di Komagome Fukuzawa, Kota Aomori. Namun, saluran tersebut jelek dan layanan darurat tidak dapat mendengar suara apapun.
Namun tetap saja mereka tidak boleh kehilangan waktu. Setelah markas pemadam kebakaran Aomori berhasil mendapatkan lokasi asal panggilan tersebut, sepuluh anggota pemadam kebakaran pergi ke lokasi dan tiba di sana sekitar 40 menit kemudian. Namun, lingkungan sekitar lokasi gelap gulita, dan tidak terlihat satu sosok pun di sana. Mereka juga tidak dapat menemukan satu pun korban.
Lokasi panggilan berada dalam daerah di mana Insiden Pegunungan Hakkoda terjadi, dan daerah tersebut tertutup oleh hutan lebat. Orang yang bertanggung jawab di ruang kontrol markas pemadam kebakaran menceritakan kebingungannya: “Tampaknya kami dipanggil untuk suatu alasan tertentu, tetapi kami tidak mengerti.” Tak pelak lagi, panggilan tersebut akan dinyatakan sebagai sebuah laporan palsu

Miku

Hatsune Miku adalah synthesizer suara menyanyi yang telah ditampilkan dalam lebih dari 100.000 lagu yang dirilis di seluruh dunia. Hatsune Miku berarti “The first Sound from the Future (Suara pertama dari Masa Depan)”.
MIKU_us
Fakta di balik Hatsune Miku
  • Lebih dari 100.000 lagu telah dirilis, 170.000 video telah diunggah ke YouTube, dan 1.000.000 karya seni telah diciptakan.
  • Lebih dari 900.000 penggemar di Facebook.
  • Ia telah menggelar konser 3D yang tiketnya terjual habis di seluruh dunia dengan berbagai pertunjukan di LA, Taipei, Hong Kong, Singapura, dan Tokyo.
  • Ia juga telah berkolaborasi dengan berbagai perusahaan seperti SEGA, Toyota USA, Google dan lainnya.
Fenomena Hatsune Miku
Hatsune Miku telah menempuh perjalanan di suatu jalur yang menarik dari produk synthesizer vokal untuk dicintai yang secara bersama-sama menciptakan selebriti maya dengan komunitas pengguna yang tumbuh di seluruh dunia. Ia juga sering disebut sebagai suatu ikon global atau ‘hub (poros/pusat)’, karena budaya di sekitarnya mendorong komunitas kreatif di seluruh dunia untuk menghasilkan dan berbagi konten yang terkait dengan Miku.
Profil
Umur: 16 tahun
Genre favorit: J-Pop, Dance-Pop
Tinggi: 158 cm
Tempo favorit: 70 ~ 150 BPM
Berat: 42kg
Jangkauan suara terbaik: A3 – E5


Source : crypton.co.jp

Tips Membuat Visa Jepa

Visa jadi salah satu syarat yang harus dimiliki turis jika ingin liburan ke negara lain, termasuk Jepang. Untuk turis yang ingin liburan ke Negeri Matahari Terbit ini, ikuti 6 tips berikut.
visa-jepang (1)
Dihimpun detikTravel, Rabu (28/5/2014) inilah 6 tips membuat visa liburan ke Jepang:
1. Siapkan paspor
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan paspor. Paspor adalah identitas penting yang diperlukan setiap warga negara jika ingin keluar negeri. Jika tidak memiliki paspor, maka Anda tidak bisa ke luar negeri. Paspor punya masa berlaku minimal 6 bulan.
2. Download formulir
Setelah menyiapkan paspor, isilah formulir pengajuan visa. Formulir ini bisa turis dapatkan dari situs resmi Kedubes Jepang. Download dan isilah sesuai dengan perintah yang diberikan.
3. Siapkan foto 4,5×4,5 cm
Untuk foto, pengajuan visa Jepang meminta wisatawan untuk menyerahkan foto berlatar putih. Ukurannya pun cukup berbeda, yakni 4,5 x 4,5 cm.
4. Siapkan berkas yang dibutuhkan
Selain foto, formulir dan paspor, masih ada berkas lain yang perlu disiapkan. Beberapa berkas tersebut antara lain fotokopi KTP atau fotokopi KTM, fotokopi bukti pesan tiket, fotokopi KK, fotokopi akta lahir, fotokopi surat nikah.
Selain itu, Anda juga diminta untuk melampirkan fotokopi bukti keuangan 3 bulan terakhir, bukti booking hotel. Untuk Anda yang bekerja, surat pernyataan dari kantor juga diminta untuk pengajuan visa ke Jepang.
5. Itinerary
Kedubes Jepang juga meminta turis yang ingin mengajukan visa untuk melampirkan itinerary selama di Jepang. Formulir itinerary pun telah disediakan di website Kedubes Jepang.
6. Siapkan biaya
Baik mengurus visa langsung ke Kedubes Jepang ataupun lewat bantuan travel agent, siapkan uang untuk biaya pengurusan visa. Biaya langsung dan bantuan dengan travel agent berbeda.


Source : travel.detik.com