Kamis, 29 Mei 2014

Di tanda tersebut tertulis 淀橋 Yodobashi dan terdapat sedikit cerita mengenai sejarah jembatan tersebut.
Ternyata pada Periode Edo daerah Oomekaidou di bagian barat sungai Kanda itu merupakan bagian dari 淀橋村 Yodobashi Mura (Desa Yodobashi). Kabarnya, shogun Tokugawa ke-3, Iemitsu adalah orang yang memberi nama daerah ini.
yodobashi 02
Attack on Titan adalah serial anime yang sangat populer di Jepang dan berbagai belahan dunia lainnya, dan karenanya pasti kita melihat banyak orang yang ber-cosplay menjadi berbagai karakter dari anime tersebut. Tetapi adakah di antara Anda yang pernah ber-cosplay seperti ini?
Pengguna Tumblr dengan nama Drabblemeister memosting sebuah foto dari gaun untuk cosplay-nya yang telah rampung dikerjakan… yang terinspirasi dari salah satu adegan mengerikan dalam anime Attack on Titan. Dapatkah Anda menyebutkan adegan apakah itu?
attack-on-titan-erens-mother-cosplay
Sebuah acara live yang merayakan perilisan single lagu tema pembuka No Game, No Life, “This Game” yang dinyanyikan oleh Konomi Suzuki telah membatalkan jabat tangan dengan porsi para penggemar dari pemrograman tersebut pada Kamis karena “berbagai keadaan.” Selain itu, staf acara akan melakukan pemeriksaan para tamu dan barang-barang mereka.
Memberidol group AKB48 Anna Iriyama dan Rina Kawaei, serta seorang anggota staf pria, diserang oleh seorang pria yang membawa gergaji di acara jabat tangan pada hari Minggu, 25 Mei. Ketiganya berhasil dirawat karena luka-luka mereka.
Acara No Game, No Life, yang akan diselenggarakan pada tanggal 31 Mei di Nagoya dan 1 Juni di Osaka, masih akan berisi talk show dan konser mini dengan Konomi Suzuki. Acara ini juga digelar pada tanggal 24 Mei di Akihabara, Jepang, di mana sesi jabat tangan masih diadakan.


Source : animenewsnetwork.com
Jika Anda seorang Otaku dan Anda tidak membaca buku ini , Anda akan ketinggalan semua hal menyenangkan di dalamnya.
japanese-schoolgirl-confidential-02
Iiniku Ushijima, cosplayer Jepang paling populer (dan paling kontroversial).
Buku berjudul Japanese Schoolgirl Confidential: How Teenage Girls Made a Nation Cool pertama kali diterbitkan pada tahun 2010 oleh Kodansha. Penulisnya adalah Brian Ashcraft dan Shoko Ueda, sepasang suami istri dari Osaka, Jepang. Brian Ashcraft bagi sebagian orang mungkin adalah nama yang tidak asing lagi karena ia menjabat sebagai Senior Contributing Editor di situs video game Kotaku. Dan ia juga banyak menulis di berbagai media publikasi lainnya.
japanese-schoolgirl-confidential-03
Perbandingan edisi Tuttle (2014) dengan edisi Kodansha (2010)
Edisi cetak ulang tahun 2014 yang diterbitkan oleh Tuttle hadir dalam full color dan konten baru, mencerminkan perubahan yang terjadi sejak 2010, dan  membuat buku tersebut menjadi sebuah teks yang paling up-to-date tentang budaya populer Jepang. Terdapat tambahan konten baru dan penyesuaian sebanyak lebih dari 16 halaman dari artikel yang ada untuk menjaga agar isi buku tersebut koheren dengan keadaan saat ini.
japanese-schoolgirl-confidential-04
GrowHair-san, pria baya yang mengenakan seragam gadis sekolah Jepang (sailor suit).
Ketika Ashcraft pertama kali menerbitkan Japanese Schoolgirl Confidential, para pengulas awalnya merasa sangat terkejut dengan penggunaan tata bahasanya yang sangat berani, dengan satu pengulas online pada tahun 2011 berkomentar bahwa, “Ia tidak dapat memutuskan apakah ia menulis sebuah artikel untuk sebuah majalah, atau sebuah investigasi serius ke dalam budaya unik ini.”
Para pengulas itu seharusnya sadar, bahwa tidak akan ada yang menikmati esai akademis yang bertele-tele mengenai gadis sekolah, itulah realita keras yang ada saat ini. Buku ini adalah untuk para otaku, dibesarkan oleh internet, anime, manga dan idol gadis sekolah, yang berpikir untuk membuat hobi mereka menjadi sebuah obsesi akademik.
japanese-schoolgirl-confidential-05
Berbagai foto gadis sekolah oleh fotografer Motoyuki Kobayashi, yang percaya bahwa gadis sekolah dapat mencegah bunuh diri di Jepang.
Edisi Tuttle telah melakukan yang terbaik untuk menarik perhatian para pembaca dengan penggunaan halaman-halaman full color ditambah dengan kalimat-kalimat Ashcraft yang pendek, langsung menuju sasaran dan adiktif itu. Jika Anda tertarik mengetahui dan mendalami budaya gadis sekolah Jepang yang sangat unik dan tidak tahu harus mulai dari mana, cobalah buku Japanese Schoolgirl Confidential: How Teenage Girls Made a Nation Cool yang pastinya akan membuka wawasan Anda.
japanese-schoolgirl-confidential-06
6% DokiDoki di Harajuku
Japanese Schoolgirl Confidential tersedia di Kinokuniya Singapore, Amazon, dan Goodreads.
japanese-schoolgirl-confidential-07