Rabu, 09 Januari 2013

Teori-teori cahaya


Teori Cahaya

 

1. Sir Isaac Newton (1642 – 1727) mengemukakan teori emisi yang menyatakan sumber cahaya memancarkan partikel-partikel yang sangat kecil ke segala arah dengan kecepatan yang sangat besar.
2. Christian Huygens (1629 – 1695) mengemukakan teori undulasi yang menyatakan cahaya pada dasarnya sama dengan bunyi, hanya berbeda frekuensi dan panjang gelombangnya. Huygens memperkenalkan eter sebagai medium (zatantara) perambatan cahaya. Walaupun, pada akhirnya tidak dapat dibuktikan keberadaan eter itu.
3. Thomas Young (1773 – 1829) dan Agustin Jean Fresnel (1788 – 18270. Mengemukakan pendapat tentang cahaya yaitu cahaya dapat mengalami difraksi (lenturan) dan interferensi (perpaduan)
4. Jean Leon Faucault (1819 – 1868). Mengemukakan pendapat tentang cahaya sebagai berikut ; cepat rambat cahaya dalam zat cair lebih kecil daripada cepat rambat cahaya di udara. Hal ini bertentangan dengan teori emisi Newton.
5. James Clerk Maxwell (1831 – 1879). Mengemukakan pendapat tentang cahaya sebagai berikut : cepat rambat gelombang electromagnet sama dengan cepat rambat cahaya 3 ‘ 108 m /s.

Selasa, 08 Januari 2013

Yamaha Scorpio modifikasi Custom




Buat Panji, tanggal 9 September 2009 bukanlah hari biasa. “Saat itu saya ‘nembak’ Fenny Handayani untuk jadi pacar saat penerimaan mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung. Dia mengangguk dan kisah cintapun berlanjut sampai sekarang,” jelas budak Kuningan, Jawa Barat yang sekarang jadi wartawan ini.

Kisah cinta ini lantas diabadikan sang jurnalis. “Selain sedang kasmaran, saya juga punya moto. Living In Motorcycle Life,” katanya bak orang kulon karena pakai moto berbahasa Inggris. Arti gampangnya, dunia bikers memang jadi gaya hidupnya.
“Makin mengerucut nggak cuma dunia bikers. Tapi, juga harus melakukan langkah customized. Selain hobi, saja juga sedang menjajaki untuk jadi rookie alias calon anggota di klub lawas, Modified Motorcycle Club-Outsiders di chapters Jakarta.
Taste Panji bolehlah mengispirasi. Scorpio yang sport touring, dibuat lebih minimalis jadi ol skool. Mungkin mendekati style bobber dan bukan jap’s style.
“Bobber bukan soal ban gendut, lho. Tapi, ol skool lebih senior dari choppers karena sama sekali enggak malakukan chop x-treem di sasis. Bisa dibilang, sasis standar Scorpio dipertahankan, down tube juga rake. Cuma bagian belakang doang yang dipotong demi penyesuaian dan bukan merevisi konstruksi,” tutur wartawan yang juga jago nge-rap ini.
Doi sreg pakai ban kecil diameter 18. “Besar 2.50 depan dan 3.50 belakang. Keduanya pakai karet beraroma klasik dengan white wall untuk keduanya.
Selera Panji terbilang agak nyeleneh. Di bagian setang misalnya. Ia sreg pakai ala scrambler. “Dia sendiri yang suka baplang milik Yamaha Byson. Rada unik juga sih,” komentar Wahidin, builder Black Orchid yang ditugasi meng-custom motor ini.
Tak cuma itu, kontur tangki cenderung terinpirasi desain tangki sport jadul yang agak memanjang menutupi back-bone. Alhasil, motornya jadi terlihat panjang. Apalagi jok MBtech juga rata tak berundak warna coklat.
Black Orchid yang satu devisi dengan Anggrek Motor, terbilang detail juga menggarap tunggangan Panji. Kesan minimalis, dibuat serapi mungkin. “Untuk tangki dan sepatbor dibuat sendiri dari pelat tebal 0,9 mm warna terang. Sebagai aksen di tangki, saya memilih tutup tangki aliran blink-blink agak ngejreng. Mungkin yang ini sesuai dengan hobi Panji yang suka rap,” jelas sang builder lagi.
Panji tergolong die harder juga kok. Buktinya motor itu sudah turing Jakarta-Bandung buat hadiri riungan bikers. “Uji kelayakan. Saat dipakai jauh, jadi tahu kekurangannya dan tinggal disempurnakan agar lebih enak buat riding,” tutup Panji lagi. Gimana pendapat Fenny soal motornya kang?. (motorplus-online.com)


DATA MODIFIKASI
Jok : MBtech
Setang: Byson
Lampu: LED
Pelek depan: 2,50 x 18
Pelek belakang: 3,50 x 18

Senin, 07 Januari 2013

Tips Merawat Panel mobil



Kabin mobil yang didominasi panel warna hitam kadang diremehkan oleh pemiliknya. Karena dianggap tak memerlukan perawatan khusus agar tampilannya tetap terlihat bersih dan mengilap. Padahal jika permukaan panel berbahan plastik ABS seperti trim pintu, pilar-pilar serta dasbor sering tersengat sinar matahari dan kurang dirawat, kelamaan tampilannya juga akan memudar.


Jika interior hitam mobil Anda sudah mulai terlihat kusam atau tak mengilap lagi, jangan tunda untuk segera mengembalikan kilapnya menggunakan produk car care berkualitas. Dijamin efek mengilap akan kembali dalam sekejap.


Pertama yang perlu dilakukan, usahakan tak memarkir mobil di bawah terik matahari langsung. Sebab hasilnya akan membuat permukaan panel tampak belang, jika sudah dibasuh cairan pengilap namun tidak langsung diseka saat itu juga (Gbr.1).
Sebaiknya parkirkan di carport yang tertutup kanopi atau di garasi. "Intinya, kondisi sekitar mobil harus teduh, dan saat melakukan pembersihan panel sebaiknya bagian per bagian agar hasilnya tidak belang," saran Sebastian dari Cling Auto Detailing di Bintaro Jaya, Tangerang.
Untuk cairan car care dapat dibeli di supermarket atau sentra onderdil terdekat. Salah satunya seperti produkMBtech Cleaner yang dirancang untuk membersihkan serta melindungi permukaan plastik, vinyl, karet termasuk untuk kulit.
Bersihkan terlebih dulu seluruh permukaan plastik warna hitam yang sudah kusam dari debu atau kotoran. Semprotkan cairan pembersih dan pengilap ke seluruh permukaan panel yang kusam, dan gunakan sponge (busa) untuk meratakan hingga ke bagian yang sulit dijangkau (Gbr.2).
Jangan langsung dikeringkan, tunggu sekitar 30 detik agar kotoran membandel di permukaan panel hitamnya dapat terangkat. Setelah itu gosok menggunakan busa, semua bagian yang sudah basah tadi hingga tampak bersih.
Kemudian lap dengan menggunakan kain bersih, seluruh areal permukaan panel yang sudah dibersihkan pakai busa tadi, hingga tampilannya terlihat mengilap dan tampak lebih hitam (Gbr.3).(mobil.otomotifnet.com)

Kamis, 03 Januari 2013

MB Tech didalam Interior Bus



Pameran khusus kendaraan komersial, The 4th Indonesia International Bus, Truck & Commercial Vehicle Exhibition (iIBT) 2013 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta mulai 26-29 Maret 2013 ini diikuti oleh beberapa karoseri bus di Indonesia.

Salah satu peserta adalah New Armada. Perusahaan karoseri asal Magelang, Jawa Tengah ini hadir di iIBT. Tak mau ketinggalan MBtech Automotive Synthetic Leather juga mendukung keikutsertaan New Armada dalam event ini.

New Armada memamerkan dua buah bus hasil rancangan terbarunya bernama Grande Tourismo berbasis Mercedes Benz MB 1830 berkapasitas 35 seat dan Touristo berbasis Isuzu NKR71 berkapasitas 23 seat di dalam Hall D JIExpo.

Aplikasi bahan sintetis MBtech pada kedua bus demo tersebut dipakai pada bagian sandaran kepala jok.  Pada bus Grande Tourismo memakai MBtech Camaro Light Grey (MB 9004). Sedangkan bus Touristo menggunakan MBtech Camaro Champignon (MB 9010).

Penasaran dengan jok kedua bus yang memakai bahan MBtech? Rasakan langsung hanya di stan New Armada.